Rabu, 29 Juli 2026 · WIB
TUAH

Jernih dalam Memahami.

Antrian Solar Mengular di SPBU Jalan SM Amin Pekanbaru, Truk Mengantri Hingga Lebih dari Satu Jam

Antrian Solar Mengular di SPBU Jalan SM Amin Pekanbaru, Truk Mengantri Hingga Lebih dari Satu Jam
Dok: Altan Fiqri

Antrian panjang solar

PEKANBARU (TUAH)— Antrian kendaraan yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi terlihat mengular di SPBU Jalan SM Amin, Pekanbaru, Jumat (10/7). Panjangnya antrean bahkan mencapai kawasan Tugu Kemilau Songket di bundaran simpang empat, dan terlihat hingga ruas Jalan Tuanku Tambusai Ujung.

Pantauan TUAH di lokasi menunjukkan deretan truk, mobil box dan kendaraan niaga memenuhi bahu jalan sambil menunggu giliran memasuki area SPBU. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi lebih padat dibandingkan biasanya, terutama pada jam-jam sibuk.

Salah seorang sopir truk yang ditemui TUAH, Suryo mengaku telah menunggu lebih dari satu jam untuk mendapatkan solar. "Iya, kami sudah satu jam lebih mengantri," ujar Suryo saat ditemui di lokasi.
Saat ditanya mengapa tidak memilih mengisi BBM di SPBU lain, Suryo mengatakan antrean serupa juga terjadi di sejumlah SPBU lainnya di Kota Pekanbaru. "Kalau pindah ke SPBU lain juga sama. Antrian solar sekarang memang terjadi di beberapa SPBU," katanya.

Belum diketahui secara pasti penyebab panjangnya antrean tersebut. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun PT Pertamina Patra Niaga terkait kondisi antrean yang terjadi di sejumlah titik di Pekanbaru.

Antrian kendaraan pengangkut logistik seperti truk berpotensi memengaruhi aktivitas distribusi barang apabila berlangsung dalam waktu lama. Selain itu, antrian yang meluas hingga badan jalan juga dapat meningkatkan kepadatan lalu lintas dan mengganggu mobilitas pengguna jalan lainnya.

TUAH masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh penjelasan mengenai penyebab antrean serta memastikan kondisi pasokan solar subsidi di wilayah Kota Pekanbaru.**

Bagikan
D
Penulis
Danpe

Jurnalis teknologi dan isu Riau. Menulis dengan pendekatan data.