PEKANBARU (TUAH) – Hitung mundur pelaksanaan event lari terbesar di Bumi Lancang Kuning, Riau Bhayangkara Run 2026, kini tinggal menyisakan hitungan jam. Menjelang pelepasan belasan ribu pelari pada Minggu esok, seluruh lini panitia terus mematangkan kesiapan, tidak terkecuali jajaran tim medis yang memegang peran krusial dalam menjamin keselamatan para peserta. Tepat pada hari ini, Sabtu (18/7), tim medis gabungan menggelar gladi resik menyeluruh di sepanjang rute serta titik-titik posko kesehatan yang telah ditentukan. Simulasi matang ini dilakukan untuk memastikan tidak ada celah dalam penanganan kedaruratan di lapangan besok pagi. Salah satu fokus utama dalam gladi resik hari ini adalah pengujian alat komunikasi. Tim medis melakukan uji coba langsung terhadap fungsi Handy Talkie (HT) yang akan menjadi jaringan komunikasi utama selama acara berlangsung. Tes HT ini memastikan bahwa koordinasi suara antarposko medis, tim mobile ambulance, dan pusat komando berjalan tanpa kendala atau intervensi sinyal. Kabiddokkes Polda Riau dalam keterangannya di sela-sela simulasi, memberikan imbauan tegas kepada seluruh pelari mengenai pentingnya kondisi fisik. Ia menekankan agar para peserta memastikan kesehatan sebelum menginjakkan kaki di garis start. "Kami mengimbau seluruh peserta untuk benar-benar menerapkan beberapa langkah kesiapan, mulai dari kesiapan hidrasi yang cukup, kecukupan istirahat, sarapan yang tepat, memahami batas kemampuan diri, hingga memastikan kondisi kesehatan prima melalui pemeriksaan mandiri. Jika merasa tubuh tidak siap atau muncul keluhan sekecil apa pun, jangan pernah memaksakan diri untuk ikut," tegas Kabiddokkes. Keseriusan pengamanan medis ini juga terlihat dari keterlibatan aktif seluruh rumah sakit mitra. Perwakilan tim medis dari setiap rumah sakit yang ditunjuk sebagai rujukan—termasuk RS Bhayangkara Pekanbaru, RSUD Arifin Achmad dan RS Swasta Lainnya.
Salah seorang perwakilan tim medis dari salah satu rumah sakit mitra yang enggan dipublikasikan namanya menyatakan bahwa seluruh personel rumah sakit telah berada dalam status siaga penuh."Hari ini kami mengikuti gladi resik untuk menyinkronkan jalur evakuasi. Dengan kesiapan tim yang sudah dilatih secara khusus untuk penanganan cedera olahraga dan kedaruratan kardiovaskular, kami optimistis bisa memberikan penanganan tercepat di rumah sakit rujukan jika terjadi situasi darurat besok," ujarnya. Dengan rampungnya gladi resik, dipastikannya alat komunikasi berfungsi optimal, serta komitmen penuh dari seluruh fasilitas kesehatan mitra, tim medis Riau Bhayangkara Run 2026 menyatakan siap mengawal keselamatan 15.080 pelari yang akan memadati jalanan Kota Pekanbaru besok pagi.***