PEKANBARU (TUAH) – Kota Pekanbaru telah dipimpin oleh 18 wali kota sejak ditetapkan sebagai daerah otonom pada 17 Mei 1946. Selama hampir delapan dekade, estafet kepemimpinan Kota Bertuah terus berganti, mulai dari Datuk Wan Abdul Rahman sebagai wali kota pertama hingga Agung Nugroho yang menjabat saat ini.
Perjalanan kepemimpinan Pekanbaru mencerminkan perkembangan kota yang kini menjadi ibu kota Provinsi Riau sekaligus salah satu pusat pertumbuhan ekonomi terbesar di Pulau Sumatera. Seiring pergantian pemimpin, berbagai pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga tata kelola pemerintahan terus mengalami perubahan mengikuti kebutuhan masyarakat.
Dihimpun daari Portal Resmi Pemerintah Kota Pekanbaru
Berikut daftar Wali Kota Pekanbaru dari masa ke masa:
Datuk Wan Abdul Rahman (17 Mei 1946 – 11 November 1950)
Datuk Ahmad (11 November 1950 – 7 Mei 1953)
Tengku Ilyas (7 Mei 1953 – 1 Juni 1956)
Muhammad Yunus (1 Juni 1956 – 14 Mei 1958)
Orang Kaya Muhammad Jamil (14 Mei 1958 – 9 November 1959)
Datuk Wan Abdul Rahman (9 November 1959 – 29 Maret 1962)
Tengku Bay (29 Maret 1962 – 1 Juni 1968)
Raja Rusli (1 Juni 1968 – 10 Desember 1970)
Abdul Rahman Hamid (10 Desember 1970 – 5 Juli 1981)
Ibrahim Arsyad (5 Juli 1981 – 21 Juli 1986)
Farouq Alwi (21 Juli 1986 – 22 Juli 1991)
Oesman Effendi Apan (22 Juli 1991 – 18 Juli 2001)
Herman Abdullah (18 Juli 2001 – 18 Juli 2011)
Firdaus (25 Januari 2012 – 22 Mei 2022)
Muflihun (Penjabat, 23 Mei 2022 – 22 Mei 2024)
Risnandar Mahiwa (Penjabat, 22 Mei 2024 – 2 Desember 2024)
Roni Rakhmat (Penjabat, 3 Desember 2024 – 20 Februari 2025)
Agung Nugroho (20 Februari 2025 – sekarang).
Dalam sejarahnya, beberapa tokoh tercatat memimpin lebih dari satu periode, seperti Datuk Wan Abdul Rahman, Herman Abdullah, Firdaus, serta sejumlah penjabat (Pj) wali kota yang mengisi masa transisi pemerintahan sebelum kepala daerah definitif dilantik. Kepemimpinan saat ini berada di bawah Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar yang mulai menjabat sejak 20 Februari 2025.
Sebagai ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru terus berkembang menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, dan investasi di wilayah Sumatera bagian tengah. Dinamika kepemimpinan dari masa ke masa menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Kota Bertuah hingga saat ini.