PEKANBARU (TUAH) – Musyawarah Wilayah (Muswil) Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) Wilayah Riau Tahun 2026 resmi menetapkan Dr. dr. H. Surya Hajar Fitria Dana, Sp.P., Subsp.PK(K), FCCP, FISR, MM., M.Biomed., AIFO-K sebagai Ketua PERSI Wilayah Riau periode 2026–2030. Dalam pemungutan suara yang berlangsung di Pekanbaru, Sabtu (11/7/2026), Dr. Surya Hajar memperoleh 48 suara, mengungguli dr. Ade yang meraih 22 suara.
Pemilihan berlangsung dalam suasana demokratis dan diikuti oleh perwakilan rumah sakit anggota PERSI dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian Muswil PERSI Wilayah Riau yang membahas arah organisasi serta kepemimpinan untuk empat tahun ke depan.
Selain menetapkan Ketua PERSI Wilayah Riau, Muswil juga kembali mempercayakan calon tunggal dr. H. Nuzelly Husnedi, MARS untuk memimpin Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit Indonesia (MAKERSI) Wilayah Riau periode 2026–2030. Kepercayaan tersebut menjadikan dr. Nuzelly melanjutkan kepemimpinannya sebagai Ketua MAKERSI setelah kembali terpilih untuk periode berikutnya.
Dalam sambutannya usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, dr. Surya Hajar mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh anggota PERSI. Ia mengajak seluruh rumah sakit di Riau untuk bersatu membangun organisasi yang semakin kuat, profesional, dan mampu menjawab tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang.
"Amanah ini bukan kemenangan pribadi, tetapi kemenangan seluruh keluarga besar rumah sakit di Provinsi Riau. Mari kita bergandengan tangan, memperkuat kolaborasi, meningkatkan mutu pelayanan, dan bersama-sama membangun PERSI Riau yang lebih maju," ujar dr. Surya.
Selama masa kampanye, dr. Surya Hajar mengusung visi "PERSI Riau 2030", dengan fokus pada penguatan kolaborasi antar rumah sakit, percepatan transformasi digital melalui implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) yang terintegrasi dengan SATUSEHAT, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, advokasi bagi anggota, serta tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.
Muswil PERSI Wilayah Riau juga menjadi momentum konsolidasi organisasi rumah sakit di Provinsi Riau dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari transformasi digital layanan kesehatan, dinamika regulasi, hingga peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, anggota PERSI Wilayah Riau berharap organisasi dapat semakin aktif memperjuangkan kepentingan rumah sakit, mempererat sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota. Keberlanjutan kepemimpinan di MAKERSI juga diharapkan mampu memperkuat penegakan etika rumah sakit serta mendukung tata kelola organisasi yang profesional di lingkungan PERSI Wilayah Riau.**