Rabu, 29 Juli 2026 · WIB
TUAH

Jernih dalam Memahami.

Breaking · Riau

Gelar "Polisi Sahabat Anak" di Duri, Langkah Satlantas Polres Bengkalis Dapat Apresiasi Ketua DPRD Riau Kaderismanto

Gelar "Polisi Sahabat Anak" di Duri, Langkah Satlantas Polres Bengkalis Dapat Apresiasi Ketua DPRD Riau Kaderismanto
Generate ai/istimewa

BENGKALIS (TUAH) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis menggelar kegiatan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) melalui program Polisi Sahabat Anak di SD IT Al-Fatih Duri, Jalan Tegal Sari, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (22/7).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dipimpin langsung Kanit Kamsel Satlantas Polres Bengkalis, AIPTU Riduan Z, S.H., M.H. Program tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa dan majelis guru yang mengikuti edukasi keselamatan berlalu lintas serta pembinaan karakter di lingkungan sekolah.

Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan program Polisi Sahabat Anak merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri untuk membangun kedekatan dengan anak-anak sekaligus menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini sekaligus menghilangkan rasa takut anak-anak terhadap sosok polisi. Kami juga mengajak anak-anak agar tidak melakukan perundungan (bullying) terhadap sesama teman. Harapannya, anak-anak bisa tumbuh dengan pemahaman yang baik tentang keselamatan di jalan raya dan bahaya perundungan," ujarnya.

Selain mengenalkan aturan berlalu lintas, personel Satlantas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya saling menghormati di lingkungan sekolah serta menghindari tindakan bullying agar tercipta suasana belajar yang aman dan nyaman.

Program tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto. Menurutnya, langkah Satlantas Polres Bengkalis merupakan bentuk pembinaan karakter yang sangat penting bagi generasi muda.

"Kami memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi dan inisiatif Satlantas Polres Bengkalis melalui program Polisi Sahabat Anak ini. Penanaman budaya tertib lalu lintas serta pencegahan bullying sejak usia sekolah dasar adalah langkah preventif yang sangat krusial," kata Kaderismanto.

Politisi asal Kabupaten Bengkalis yang akrab disapa Bang Kade itu menilai pendekatan humanis yang dilakukan kepolisian tidak hanya memberikan pemahaman mengenai hukum dan keselamatan, tetapi juga membangun kedekatan emosional antara anak-anak dengan institusi Polri.

"Semoga kegiatan ini melahirkan generasi muda Riau yang disiplin, ramah, memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, serta bebas dari tindakan perundungan," harapnya.

Melalui program Dikmas Lantas tersebut, Satlantas Polres Bengkalis berharap budaya tertib berlalu lintas, sikap disiplin, dan kepedulian terhadap sesama dapat tertanam sejak dini sehingga menjadi bekal bagi anak-anak dalam kehidupan bermasyarakat di masa depan.(Rls)

Bagikan
D
Penulis
Danpe

Jurnalis teknologi dan isu Riau. Menulis dengan pendekatan data.