Rabu, 29 Juli 2026 · WIB
TUAH

Jernih dalam Memahami.

Gerak-Gerik Mencurigakan, Pria AR Ditangkap Bawa 2,2 Kg Sabu di Bandara Pekanbaru

Gerak-Gerik Mencurigakan, Pria AR Ditangkap Bawa 2,2 Kg Sabu di Bandara Pekanbaru
Generate ai/internet

Seorang pria berinisial AR ditangkap di Bandara Pekanbaru karena kedapatan membawa 2,2 kg sabu. Penangkapan ini berawal dari gerak-gerik mencurigakan dan menegaskan kewaspadaan aparat dalam memerangi peredaran narkotika.

PEKANBARU (TUAH) — Upaya penyelundupan narkotika melalui jalur udara kembali berhasil digagalkan di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Seorang pria berinisial AR diamankan petugas setelah terbukti membawa 2,2 kilogram sabu, yang sebagian disembunyikan di tubuhnya.

Kecurigaan Petugas Berujung Penemuan Sabu

Petugas Aviation Security (Avsec) awalnya memperhatikan perilaku AR yang dinilai tidak wajar saat berada di area keberangkatan. Untuk memastikan, petugas melakukan pemeriksaan menggunakan mesin X-ray. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya benda mencurigakan yang disembunyikan di bagian selangkangan pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, petugas menemukan dua bungkus sabu yang dilakban pada tubuh AR.

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Subdirektorat III Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau, yang kemudian mengamankan pelaku beserta barang bukti. Penyelidikan tidak berhenti di bandara. Dari hasil pemeriksaan, AR mengaku masih menyimpan paket sabu lainnya yang dititipkan di area layanan informasi bandara.

Polisi Temukan Total 2,2 Kilogram Sabu

Tim Ditresnarkoba kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan dua bungkus sabu tambahan. Dengan demikian, total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 2,2 kilogram. Selain narkotika, polisi juga menyita satu unit timbangan digital dan telepon seluler dari kamar hotel tempat pelaku menginap selama sekitar dua pekan sebelum menjalankan aksinya.

Bandara Tetap Menjadi Jalur Rawan Penyelundupan

Kasus ini kembali menunjukkan bahwa bandara masih menjadi salah satu jalur yang kerap dimanfaatkan jaringan narkotika untuk mengirim barang haram ke berbagai daerah. Karena itu, pengawasan berlapis melalui pemeriksaan penumpang, barang bawaan, serta pemanfaatan teknologi deteksi menjadi bagian penting dalam mencegah penyelundupan narkoba melalui transportasi udara.

Pemberantasan Narkoba Memerlukan Pengawasan Berkelanjutan

Pengungkapan kasus ini menegaskan bahwa jaringan peredaran narkotika terus mencari berbagai cara untuk mengelabui aparat, termasuk memanfaatkan jalur penerbangan komersial. Karena itu, sinergi antara petugas keamanan bandara, kepolisian, serta instansi terkait menjadi kunci dalam mempersempit ruang gerak sindikat narkoba.

Yang Perlu Anda Ketahui

  • Seorang pria berinisial AR ditangkap di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru setelah kedapatan membawa 2,2 kilogram sabu.
  • Penangkapan bermula dari kecurigaan petugas Avsec terhadap gerak-gerik pelaku saat berada di terminal keberangkatan.
  • Kasus ini menunjukkan jalur udara masih menjadi target penyelundupan narkoba, sehingga pengawasan ketat dan koordinasi antarinstansi terus menjadi faktor penting dalam pemberantasan peredaran narkotika.
Bagikan
S
Penulis
Shanum Ahmad

Jurnalis bisnis dan isu indonesia dan internasional