PEKANBARU (TUAH) — Ratusan mahasiswa Universitas Riau (UNRI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/8/2026). Mereka mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau segera mengambil langkah konkret atas sejumlah persoalan yang dinilai menyangkut kepentingan mahasiswa dan masyarakat.
Aksi berlangsung di kawasan gerbang Kantor Gubernur Riau. Situasi sempat memanas ketika massa mahasiswa berupaya masuk ke area kantor pemerintahan. Aksi saling dorong terjadi antara mahasiswa dan pihak pengamanan hingga sejumlah mahasiswa dilaporkan terjatuh di tengah kerumunan.
Namun, ketegangan tersebut tidak menghentikan aksi. Mahasiswa tetap bertahan dan menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemprov Riau.
Pencairan beasiswa menjadi salah satu tuntutan paling keras. Mahasiswa meminta Pemprov Riau segera merealisasikan beasiswa yang menjadi hak mereka. Mereka menilai persoalan tersebut tidak boleh terus dibiarkan tanpa kepastian.
Tak hanya beasiswa, mahasiswa juga membawa persoalan lain yang dinilai belum mendapat penyelesaian serius. Mulai dari kerusakan jalan provinsi, konflik agraria, hingga tuntutan transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah.
Bagi mahasiswa, persoalan tersebut bukan sekadar bahan kritik. Mereka menuntut pemerintah tidak berhenti pada janji maupun pernyataan, tetapi menunjukkan langkah nyata dan terukur.
Aksi di depan Kantor Gubernur Riau itu sekaligus menjadi tekanan terbuka kepada pemerintah daerah agar segera merespons berbagai persoalan yang disuarakan.
Mahasiswa meminta adanya kepastian mengenai tindak lanjut setiap tuntutan yang telah mereka sampaikan. Sebab, bagi mereka, aspirasi yang hanya didengar tanpa penyelesaian pada akhirnya tetap menjadi persoalan yang sama.