Senin, 7 September 2026 · WIB
TUAH

Jernih dalam Memahami.

Breaking

Hujan Kembali Rusak Jalan Sontang-Duri, Perbaikan Permanen Menunggu APBD Perubahan

Hujan Kembali Rusak Jalan Sontang-Duri, Perbaikan Permanen Menunggu APBD Perubahan
Ilustrasi AI

Penanganan sementara yang dilakukan sekitar dua pekan lalu kembali tergerus hujan. Pemerintah Provinsi Riau menyebut perbaikan permanen direncanakan melalui APBD Perubahan 2026.

PASIRPENGARAIAN (TUAH) – Ruas Jalan Provinsi Sontang-Duri di Kabupaten Rokan Hulu kembali mengalami kerusakan setelah diguyur hujan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi kendaraan yang melintas.

Informasi mengenai kondisi terbaru jalan tersebut dilaporkan Riau Pos dalam berita yang diterbitkan Jumat, 21 Agustus 2026. Dalam laporan tersebut disebutkan, hujan yang mengguyur Kecamatan Bonai Darussalam pada Rabu, 19 Agustus 2026, membuat material timbunan pada sejumlah titik jalan kembali tergerus.

Bus Penumpang Terperosok

Kerusakan kembali terlihat sehari setelah hujan. Pada Kamis, 20 Agustus 2026, sebuah Bus Pinem yang membawa belasan penumpang dilaporkan terperosok ketika melewati badan jalan yang rusak dan berlumpur.

Menurut laporan Riau Pos, posisi bus sempat miring setelah ban belakang sebelah kanan keluar dari badan jalan. Para penumpang kemudian keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri. Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Kondisi ini memperlihatkan persoalan utama pada ruas tersebut: penanganan sementara belum mampu bertahan ketika curah hujan kembali tinggi.

Baru Dua Pekan Ditimbun

Sebelumnya, Dinas PUPR-PKPP Riau telah melakukan penanganan sementara sekitar dua pekan sebelum kerusakan kembali terjadi.

Penanganan dilakukan dengan menimbun tiga titik yang mengalami kerusakan berat menggunakan material tanah kuning. Namun, hujan kembali menggerus material tersebut sehingga sejumlah bagian badan jalan kembali rusak dan tergenang.

Bagi pengguna jalan, persoalan ini bukan sekadar mengenai kondisi permukaan jalan. Ruas Sontang-Duri merupakan akses yang menghubungkan Rokan Hulu dengan Duri, Kabupaten Bengkalis, sehingga kerusakan dapat berdampak terhadap perjalanan masyarakat dan aktivitas angkutan.

Pemprov Riau Siapkan Perbaikan Permanen

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan penanganan yang berlangsung saat ini memang masih bersifat sementara.

“Kami masih menunggu dana dari APBD perubahan untuk penanganan permanen.”

Zulfahmi juga menyampaikan bahwa pemerintah merencanakan pemasangan box culvert untuk memperlancar aliran air sehingga genangan tidak kembali merusak badan jalan. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Riau Pos dan dimuat dalam laporan 21 Agustus 2026.

Artinya, persoalan Jalan Sontang-Duri tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan material pengerasan jalan. Sistem pengendalian air menjadi bagian penting dari solusi, karena apabila aliran air tidak ditangani, perbaikan permukaan jalan berpotensi kembali mengalami kerusakan.

Mengapa Jalan Ini Penting?

Jalan Sontang-Duri memiliki fungsi sebagai salah satu penghubung aktivitas masyarakat Rokan Hulu menuju kawasan Duri. Ketika ruas tersebut mengalami kerusakan, dampaknya tidak berhenti pada kenyamanan berkendara.

Waktu tempuh dapat bertambah, kendaraan harus mengurangi kecepatan, dan kendaraan angkutan menghadapi risiko kerusakan yang lebih besar. Dalam jangka panjang, kondisi jalan yang tidak stabil juga dapat memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada kelancaran distribusi barang dan mobilitas harian.

Karena itu, rencana perbaikan permanen melalui APBD Perubahan 2026 menjadi bagian penting yang perlu dikawal publik. Tantangannya bukan hanya memperbaiki titik jalan yang rusak, tetapi memastikan konstruksi dan sistem drainasenya mampu menghadapi kondisi hujan sehingga persoalan yang sama tidak terus berulang.

Warga Minta Tidak Menunggu Korban

Keluhan terhadap kondisi jalan juga datang dari masyarakat. Dalam laporan Riau Pos, warga meminta pemerintah melakukan penanganan secara menyeluruh dan permanen, bukan hanya melakukan penimbunan sementara.

Permintaan tersebut berangkat dari kekhawatiran terhadap keselamatan pengguna jalan. Apalagi, insiden bus yang terperosok menunjukkan bahwa kerusakan jalan sudah memiliki konsekuensi langsung terhadap pengguna.

Bagi masyarakat, ukuran keberhasilan perbaikan nantinya bukan hanya apakah lubang dan genangan tertutup, tetapi apakah ruas tersebut kembali aman dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi cuaca.

Yang Perlu Anda Ketahui

  • Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan mengguyur Kecamatan Bonai Darussalam pada 19 Agustus 2026.
  • Sebuah Bus Pinem terperosok saat melintasi jalan yang rusak pada 20 Agustus 2026. Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka.
  • Pemprov Riau masih melakukan penanganan sementara dan menyiapkan perbaikan permanen melalui APBD Perubahan 2026, termasuk rencana pemasangan box culvert.
Bagikan
A
Penulis
Admiral Shand