— Althan Fiqri · Tuah Media Bermarwah
Ada musim
Yang tak pernah diumumkan.
Ia datang
ketika cermin mulai lebih jujur
daripada pujian.
Ketika jam dinding
terdengar lebih keras
daripada tepuk tangan.
Pada musim itu
orang mulai mengerti
bahwa tidak semua pintu
Harus dibuka.
Sebab ada rumah
yang hanya dapat tetap berdiri
karena seseorang
Memilih tinggal.
Aku pernah menyangka
Hidup adalah soal berlari.
Lalu kulihat
sepasang sepatu kecil
Menunggu di depan pintu.
Sejak saat itu
aku tahu,
bahwa arah
Tidak selalu berada di depan.
Kadang ia tidur
Di kamar sebelah.
Dan setiap pagi
memanggilku dengan suara
yang bahkan tak mampu
Dikalahkan oleh ambisi.