SIAK (TUAH) – Kepolisian terus mendalami dugaan pembunuhan terhadap Dokter Alex Cristo Loris yang ditemukan meninggal dunia di wilayah Kabupaten Siak Pada Selasa, 14 Juli 2026 pukul 18.00 WIB
Ditulis Kemenkes RI di akun Instagramnya pada Rabu, 15 Juli 2026. "Kepergian beliau meninggalkan duka bagi keluarga, rekan sejawat, serta seluruh insan kesehatan di Indonesia. Dedikasi dan semangat pengabdian yang telah diberikan akan selalu dikenang," tulisnya.
Pasalnya, penyebab kematian korban, belum diketahui. Meski jenazahnya sudah diautopsi.
"Hasil autopsi diperkirakan 2 minggu lagi baru keluar," kata Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Riau AKBP Rudi Samosir.
"Nanti hasil (autopsi) baru nampak terang, apakah itu korban dibunuh, kecelakaan, atau sejenisnya," tambah Rudi.
Pihak kepolisian menyatakan telah menangani kasus tersebut dengan melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban. Sejumlah langkah, termasuk pengumpulan barang bukti dan pemeriksaan saksi, disebut tengah dilakukan.
Hingga saat ini, polisi belum mengungkap secara rinci kronologi kejadian maupun dugaan motif di balik peristiwa tersebut. Aparat meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi.
"Kami masih melakukan pendalaman dan seluruh fakta akan disampaikan setelah proses penyelidikan berjalan," demikian keterangan yang disampaikan pihak kepolisian.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena korban merupakan seorang dokter yang dikenal bertugas di wilayah tersebut. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.