Sabtu, 1 Agustus 2026 · WIB
TUAH

Jernih dalam Memahami.

Breaking · Riau

Waste Station Resmi Beroperasi di Pekanbaru, Warga Kini Bisa Tukar Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

Waste Station Resmi Beroperasi di Pekanbaru, Warga Kini Bisa Tukar Sampah Jadi Bernilai Ekonomi
Ilustrasi AI

Fasilitas pengelolaan sampah modern di RTH Putri Kaca Mayang diharapkan mendorong budaya memilah sampah dari rumah sekaligus mendukung ekonomi sirkular di Kota Pekanbaru.

PEKANBARU (TUAH) – Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menghadirkan inovasi dalam pengelolaan lingkungan dengan mengoperasikan Waste Station Putri Kaca Mayang di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Kaca Mayang, Jalan Jenderal Sudirman. Fasilitas ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menukarkan sampah yang telah dipilah menjadi nilai ekonomi.

Kehadiran Waste Station menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong perubahan pola pengelolaan sampah, dari sekadar dibuang menjadi sumber daya yang memiliki manfaat ekonomi sekaligus mendukung kebersihan kota.

Mendorong Budaya Pilah Sampah dari Rumah

Waste Station dirancang sebagai tempat pengumpulan sampah anorganik yang masih memiliki nilai daur ulang, seperti botol plastik, kertas, kardus, logam, dan jenis sampah lainnya yang dapat dimanfaatkan kembali.

Melalui fasilitas ini, masyarakat didorong untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah. Sampah yang sebelumnya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kini dapat disalurkan ke sistem daur ulang sehingga mengurangi beban lingkungan.

Langkah tersebut juga sejalan dengan konsep ekonomi sirkular, yakni memanfaatkan kembali material yang masih bernilai agar dapat digunakan sebagai bahan baku industri.

Berada di Kawasan Publik

Pemilihan lokasi di RTH Putri Kaca Mayang dinilai strategis karena berada di salah satu ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat. Selain menjadi tempat rekreasi, kawasan ini kini juga berfungsi sebagai pusat edukasi mengenai pengelolaan sampah.

Pemerintah berharap keberadaan Waste Station dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh warga.

Sampah Bernilai, Lingkungan Lebih Bersih

Selain memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat, keberadaan Waste Station diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Muara Fajar.

Jika semakin banyak warga yang memilah dan menyerahkan sampah yang masih bernilai, maka beban pengangkutan sampah dapat berkurang. Di sisi lain, lingkungan kota menjadi lebih bersih dan kualitas ruang publik dapat terus terjaga.

Program ini juga diharapkan menjadi contoh bagi pengembangan fasilitas serupa di berbagai kecamatan di Pekanbaru.

Mengapa Ini Penting?

Persoalan sampah masih menjadi salah satu tantangan utama di berbagai kota besar, termasuk Pekanbaru. Pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi berbanding lurus dengan peningkatan volume sampah setiap harinya.

Karena itu, perubahan cara pandang masyarakat terhadap sampah menjadi faktor penting. Sampah yang dipilah dan didaur ulang tidak hanya membantu menjaga lingkungan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Yang Perlu Anda Ketahui

  • Waste Station Putri Kaca Mayang resmi beroperasi di RTH Putri Kaca Mayang, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
  • Fasilitas ini memungkinkan masyarakat menukarkan sampah yang telah dipilah menjadi nilai ekonomi.
  • Program ini bertujuan mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA sekaligus mendorong budaya daur ulang dan ekonomi sirkular di Kota Pekanbaru.
  • Pemerintah berharap Waste Station menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Bagikan
A
Penulis
Admiral Shand