JAKARTA (TUAH) – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu (22/7). Dikutip dari setneg.go.id Sudaryono menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan, sekaligus mengemban tanggung jawab melanjutkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Pergantian kepemimpinan di BGN menjadi perhatian karena lembaga tersebut memegang peran strategis dalam memastikan pelaksanaan program pemenuhan gizi masyarakat berjalan efektif. Di tengah tantangan memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah membutuhkan kepemimpinan yang mampu mengelola organisasi secara cepat, akuntabel, dan terukur.
Sudaryono bukan sosok baru di pemerintahan. Sebelum dipercaya memimpin BGN, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian dan sejak awal terlibat dalam pembahasan konsep serta implementasi Program Makan Bergizi Gratis. Pertimbangan tersebut menjadi salah satu alasan Presiden menunjuknya mengisi posisi Kepala BGN agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di lembaga tersebut.
Di luar pengalaman birokrasi, Sudaryono juga dikenal memiliki rekam jejak akademik yang menonjol. Ia pernah menyandang predikat lulusan terbaik pada jenjang pendidikannya dan berhasil meraih gelar doktor dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00. Prestasi tersebut mencerminkan konsistensi, disiplin, dan kapasitas akademik yang menjadi bekal dalam menjalankan tugas di pemerintahan.
Riwayat pendidikan itu dinilai menjadi nilai tambah bagi seorang pejabat publik yang akan memimpin lembaga dengan cakupan kerja nasional. Pengambilan kebijakan di bidang gizi membutuhkan kemampuan analisis, perencanaan, serta koordinasi lintas sektor yang kuat agar setiap program dapat berjalan tepat sasaran.
Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan sesuai Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026. Setelah mengucapkan sumpah, Sudaryono menandatangani berita acara pelantikan sebelum menerima ucapan selamat dari Presiden dan para pejabat negara yang hadir.
Usai dilantik, Sudaryono juga menyatakan akan menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia menegaskan akan membuka ruang evaluasi dan menerima berbagai masukan untuk memperkuat kinerja Badan Gizi Nasional ke depan.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi awal babak baru bagi BGN. Tantangan ke depan tidak hanya memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai target, tetapi juga menjaga tata kelola lembaga yang transparan, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
⸻
Yang Perlu Anda Ketahui
- Sudaryono resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.
- Ia menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri dari jabatannya karena alasan kesehatan.
- Sudaryono memiliki rekam jejak akademik yang menonjol, termasuk predikat lulusan terbaik dan gelar doktor dengan IPK 4,00, serta sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian.